Di tengah seretnya penjualan smartphone LG belakangan ini, mereka memutuskan tidak akan memproduksi smartphone lagi di negara asalnya, Korea Selatan.

Dilansir dari Yonhap, alasan LG mengambil keputusan penghentian produksi ini untuk melakukan efisiensi dan mengembalikan kondisi keuangan yang jeblok di divisi mobile. Sumber lain mengatakan, LG memindahkan produksi smartphone mereka ke Vietnam.

Pabrik LG di Korea Selatan memproduksi smartphone kelas flagship seperti LG G series dan LG V series. Pabrik ini menyumbang sebanyak 10 hingga 20% smartphone dari seluruh smartphone yang mereka produksi. LG masih memiliki pabrik-pabrik smartphone di negara lain yakni di China, Brazil, dan India.

LG dalam beberapa tahun ini menelan kerugian karena penjualan smartphone yang rendah. Pada tahun 2018, LG meraih total pendapatan sebesar USD 7.08 miliar. Namun LG masih merugi sebanyak USD 700.65 juta. Penjualan smartphone di kuartal ke-4 2018 juga turun 16% dibanding kuartal ke-3, yang menjadi $1.51 miliar.

BACA JUGA  Samsung Tunda Jual Galaxy Fold Gara-Gara Masalah Layar

Penurunan penjualan ini tak lepas karena gempuran dari berbagai smartphone-smartphone asal Tiongkok seperti Xiaomi, Huawei, Oppo ataupun Vivo yang menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga yang lebih kompetitif.

Karena kerugian ini, LG pun akhirnya memilih hengkang dari pasar smartphone di beberapa negara seperti di Tiongkok, Filipina, hingga di Indonesia.

TINGGALKAN SEBUAH KOMENTAR

Harap masukkan komentar anda!
Harap masukkan nama anda di sini